Butuh Berapa Sih Buat Mulai Proyek Token Kripto Sendiri? Gue Jelasin Santai Tapi Tuntas
Kadang ada teman yang tiba-tiba nanya, “Bro, kalau gue mau bikin token kripto sendiri, kira-kira modalnya berapa ya?”
Nah, daripada gue ulang jawabnya setiap kali ada yang nanya, gue tulis aja versi lengkapnya sekalian — anggap ini obrolan santai sambil nongkrong.
Jadi intinya: bikin proyek token kripto itu nggak semahal yang orang bayangin, tapi tetap ada biaya wajib yang mesti lu siapin dari awal. Dan gue jelasin detail biar lu nggak salah langkah.

1. Lu Harus Tentuin Mau Bangun Token di Blockchain Mana
Ini langkah pertama dan salah satu yang paling krusial. Ibarat bangun rumah, lu harus pilih tanahnya dulu.
Pilihan blockchain itu ngaruh banget ke:
- biaya transaksi (gas fee)
- kenyamanan holder
- kecepatan transaksi
- komunitas yang bakal lu target
- reputasi proyek lu ke depannya
Ethereum (ERC20)
Kalau mau yang paling prestige, ya Ethereum. Banyak token besar lahir dari sini.
Masalahnya: gas fee di Ethereum itu bisa nyedot dompet. Kadang satu transaksi aja bisa lebih mahal dari modal awal buat deploy token.
Makanya, Ethereum itu cocok kalau:
- lu punya modal tebal
- target lu serius dan long-term banget
- proyek lu bakal banyak integrasi ke ekosistem DeFi besar
Kalau lu masih eksperimen, ini agak berat.
BNB Smart Chain (BEP20 / BSC)
Ini opsi aman dan paling efisien buat pemula maupun proyek serius.
Keunggulannya:
- gas fee murah
- transaksi cepat
- komunitas besar
- cocok untuk proyek yang ingin tumbuh pelan tapi stabil
- banyak DEX yang gampang integrate, seperti PancakeSwap
Mayoritas token baru yang budgetnya terbatas pasti ke BSC.
Solana
Kalau token lu lebih ke arah meme atau koin “micin” dengan target viral, Solana lebih kena.
Soalnya:
- transaksi super cepat
- gas fee nyaris gratis
- komunitas meme-nya gede banget
- cocok buat hype dan aktivitas komunitas intens
Pelajari: Cara Mudah Membuat Meme Coin Sendiri Menggunakan Token Generator
2. Contoh Kasus: Lu Pilih BSC
Karena paling realistis, anggap lu pilih BNB Smart Chain.
Biaya pertama yang harus lu siapin: gas fee untuk deploy smart contract.
Untuk deploy + transaksi awal (misal: set owner, transfer supply ke wallet lain), budget aman:
➡️ 0.05 BNB
Itu kira-kira sekitar 100–200 ribu rupiah.
Beli aja BNB lewat Indodax, Pintu, atau CEX favorit lu.
Sampai sini, token lu udah jadi dan bisa dilihat di BscScan.
Gunakan Token Generator untuk membuat mata uang kripto lebih mudah, cepat serta murah.
3. Setelah Token Jadi, Lu Butuh Website
Website itu penting banget. Banyak proyek yang kelihatan meragukan cuma gara-gara tampilan web-nya abal-abal.
Website itu tempat:
- jelasin visi misi token lu
- taruh link sosial media
- publish whitepaper
- jadi pusat informasi untuk investor dari luar negeri
- membentuk citra profesional
Karena pengunjung website kripto datang dari mana-mana (Eropa, US, Asia), lu butuh hosting yang stabil ketika diakses dari luar.
Domain + Hosting
Rekomendasi paling aman: Namecheap.
Dengan sekitar $70-an, lu sudah dapat:
- domain .com
- hosting basic yang cukup cepat
- keamanan standar yang memadai
- support yang lumayan
Ga perlu paket mahal. Yang penting stabil.
Untuk desain website, sekarang gampang banget. Lu bisa pakai:
- ChatGPT
- Blackbox.ai
- atau AI builder lain
Lu tinggal minta desain HTML atau landing page, lalu upload ke hosting.
4. Buat Social Media Resmi Proyek
Ini GRATIS tapi wajib.
Setidaknya bikin:
- Telegram (utama untuk komunitas)
- Twitter/X (update informasi)
- Discord (opsional, tergantung style komunitas)
Pastikan semua link saling terhubung biar gampang diverifikasi oleh pengguna.
5. Bikin Whitepaper
Ini juga wajib. Whitepaper itu “dokumen serius”-nya proyek lu.
Isinya:
- tujuan proyek
- model tokenomics
- roadmap
- utility token
- dan hal-hal teknis lainnya
Nggak perlu ribet-ribet dulu. Yang penting jelas dan rapi.
Lu bisa minta AI buat bantu nyusun.
6. Total Budget Awal
Jadi total biaya awal untuk bikin proyek token kripto paling minimal:
💰 0.05 BNB (sekitar 100–200 ribu rupiah)
untuk deploy smart contract dan setup awal.
💰 ± $70
untuk domain .com + hosting setahun.
Total: sekitar Rp 1.200.000 – Rp 1.400.000 (kurs berubah-ubah).
Ini biaya untuk level basic tapi sudah cukup untuk membuat proyek lu terlihat profesional.
7. Tapi Ingat… Biaya Awal Itu Baru Permulaan
Begitu masuk tahap:
- marketing
- audit smart contract
- listing di CEX
- pay influencer
- community management
- pengembangan fitur tambahan
- bikin DApp
- build real utility
Biayanya bisa melonjak jauh.
Tapi untuk sekadar memulai project token sendiri dan kasih bukti ke orang bahwa proyek lu nyata, kisaran di atas sudah cukup.
Penutup
Jadi kalau ada teman nanya lagi “bro, butuh berapa buat bikin token sendiri?”, jawabannya:
“Modal awalnya kecil kok, lu cukup siapin 200 ribu + sekitar 70 dolar. Sisanya nanti berkembang sesuai ambisi proyek lu.”
Kalau butuh bantuan kita juga punya penawaran Jasa Pembuatan Token Crypto Profesional biar kamu gak perlu ribet, tau beres aja.



